Senin, 02 Desember 2024

TUJUH SAJAK PILIHAN : Pulo Lasman Simanjuntak



Tujuh Sajak Pilihan
Pulo Lasman Simanjuntak

BERGUMUL DENGAN MATAHARI PAGI

bergumul dengan matahari pagi-
hari ini
seperti aku tak lagi mendengar
penjual lapak menawarkan daun-daun hijau
nyaris rontok menimpa pohon-pohon terlantar kekeringan

lalu sajakku bersetubuh dengan aspal jalan hitam
yang masuk kompleks permukiman

diam
batu-batu bisu berterbangan

orang-orang gerak badan
dalam gua kelahiran
nyaris berkelahi dalam keterasingan

Jakarta, Oktober 2024

KASUS

hujan deras dimuntahkan
di atas payudaramu
kini bersekutu
dengan suara 
ibadah subuh

belati ditikam bertubi-tubi
di kedua kelopak mataku
tiang bumi 
nyaris lumpuh

seekor anjing liar terperosok
di rusuk ranjang

Jakarta, Oktober 2024

NEGERI KHATULISTIWA DALAM PUISI

kami datang, kawan
membawa sebungkus dendam
menyusuri pasir
dan injakan karang tegar

sunyiku kali ini
tak mendaki garis-garis imajinasi

sejak dalam perjalanan tadi
sahabatku bercerita;
rakyat sudah menyedot minyak bumi
utang negara bertumpuk di kolong meja 
dikorupsi

pergolakan berdarah sampai musibah tak terkira
bencana tetap merajarela
pesawat menabrak
tubuh laut tak lagi biru
kapal selam turun ke dasar
dunia orang mati

dua puluh tahun kemudian
kita akan krisis pangan
di negeri khatulistiwa
tanpa kutub utara dan kutub selatan
tanpa belahan bumi garis lintang

dua sahabat karib tetap menyodorkan
wajahnya untuk dilukis di muka 
wajah laut

di atas meja bundar
gelas demi gelas
dihidangkan hiruk pikuk
suara ombak laut selat
dingin
mengerikan

maka kami harus hidup
dengan roh rendah hati

Anyer, Serang, April 2021

PERTEMPURAN HARI TERAKHIR

lewat matahari yang berputar dalam imaji-imaji liar
hari raya yang nyaris kelaparan dalam kesunyian abadi
tanpa tangisan bayi

binatang haram pun jadi santapan rohani
di mezbah batu warna biru
penuh amarah
tanpa dendammu berterbangan
di atas meja makan ini

tegur sapa jadi rajin menolak
sebungkus nyanyian mengerikan
dibuangnya di atas meja kasir
persis berhadapan dengan sekolah
layar lebar dan sulit tidur
di ranjang kematian

lalu kutulis puisi yang paling mengeras
sekeras hatimu perempuan berwajah katarak
doyan mengunyah tumbuhan hijau
rahimnya telah terluka masa lalu
berakar kepahitan dan penyakit kambuhan
dari pulau seberang lautan

Jakarta, Mei 2022

KELAPARAN AKUT JADI PUISI

kelaparan akut akan kujadikan puisi
pagi hari menembus cuaca mati
bersama jantung matahari
di negeri tanpa kaki
dimulai dari upacara air tanah ini
diselesaikan dengan sebungkus nasi basi

kelaparan akut akan kujadikan puisi
bersiap untuk menghitung pecahan
mata uang rupiah dikalikan
bertubi-tubi

telah engkau katakan berulangkali
dengan tubuh radikal seperti air kali
yang mengalir lewat mata bank tipuan ini

maka kelaparan akut
telah mengalir deras
dalam payudara puisi
yang diretas
terjadi lagi

Jakarta , Minggu 14 Agustus 2022

SIHIR

apabila bangsa ibrani di padang pasir
telah masuk dalam tubuh puisi
engkau menjelma jadi jerami
kurus kering seperti besi tirani

sementara anak-anak kita
harus dipersembahkan kepada dayang-dayang yang mengerang
tak peduli cawan lebur menyerang

amarah selalu dengan mantera
bilakah merubah kehidupan
tandus jadi senyum ceria
sukacita bertemu kawan seirama

Jakarta, Sabtu 24 September 2022

PETIKAN GITAR TERAKHIR

semoga peristiwa otak dibanting
berulangkali pada malam pucat ini
bukan petikan gitar akustik terakhir

sebelum alat musik bergetar ini
terbang tinggi seperti anak burung rajawali
sampai menghilang menembus cakrawala hitam
perih-pedih sekali
rajin membuntingi tubuh yang gelisah

berat mengangkat gelas lebur tiga bulan
apalagi harta yang harus dijual ?
tanya penyair bermata berlian
bernasib miskin
dengan persembahan burung tekukur
seperti juru kabar batu
karang tegar

Jakarta, Minggu malam 25 September 2022

Biodata : 
Pulo Lasman Simanjuntak, dilahirkan di Surabaya 20 Juni 1961. Ratusan karya puisinya telah diterbitkan dalam 7 buku antologi puisi tunggal, dan 35 buku antologi puisi bersama para penyair di seluruh Indonesia.Karya puisinya juga telah dipublikasikan ke mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Republik Demokratik Timor Leste, Bangladesh, dan India.Sering diundang membaca puisi di  Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta.
Bekerja sebagai wartawan dan bermukim di Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
Kontak : 08561827332 (WA)

Medsos  : 
Facebook  : Bro
Instagram  : Lasman Simanjuntak
Tik Tok  : Lasman Simanjuntak
Youtube : Lasman TV

Tidak ada komentar:

ADIBINTANG

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN Hadani Had Biar haja kita ngini babida-bida Suku, agama wan bahasa babida Tagal kita harus rukun nang ada K...

POPULER