Hadani Had
Dengan bismillah kami mulaikan
Berharap ridho dan juga ampunan
Semoga menjadi sebuah keberkahan
Dari allah yang maha rahman
Puji dan syukur kami panjatkan
Alhamdulillah dimulut terucapkan
Tak ada daya upaya ditakdirkan
Melainkan dari Allah asal keselamatan
Sholawat serta salam selalu tercurah
Kepada baginda junjungan ummah
Nabi Muhammad nabi pembawa berkah
Terkumpul di syurga ma’as salamah
Juga tercurah kepada sahabat
Penerang jalan agar tak tersesat
Kepada keluarga dan seluruh zuriyat
Dan para pengikutnya sampai kiamat
Dirangkai syair ini sebagai pengingat
Untuk diri yang selalu lupa dan cacat
Semoga dibukakan pintu taubat
Masuk syurga dan dapat syafaat
Beberapa syair untuk ibunda
Hajjah mursyidah punya nama
Seorang ibu yang luar biasa
contohkan taat pada allah ta'ala
Terimakasih selalu terucap
Karena tarbiyahmu kami beradap
Hidup di dunia kamilah siap
Bersama ayahnda kau kau tak pernah silap
Dengan menetes air mata ini
Mengenang masa kecil penuh warna warni
Kau jaga kami dengan sabar hati
Sehingga kami menjadi sekarang ini
Ketika aku dilahirkan kedunia
Tangis pecah darimu membahana
Tanda senang hati tak berduka
Walapun sakit tak kau rasa
Sekarang kami sudahlah dewasa
Jarang pulang bertemu ibunda
Maafkan kekurangan dan khilaf ananda
Semoga ibunda selalu sehat disana
Lima puluh dua tahun sudah
Mama hidup dengan susah payah
Apalagi kami anaknya nakal dan susah
Diatur susah dididikpun susah
Mudahan mama kami panjang umur
Sehat selalu dan rezeki tak terukur
Sampai anak cucu semuanya akur
Dan rezekinya lancar selalu bersyukur
Terimakasih sudah mendidik ulun
Sehingga menjadi anak yang santun
Tidaklah mudah mendidik ulun
Karena parajuan ada pada diri ulun
Doakan kami ibunda sebagai anakmu
Semoga sukses dan berkah selalu
Hidup di dunia dapat semua yang dimau
Karena doamu Allah kabul selalu
Teringat ketika diri ini sakit
Suara ibu terdengar hanya sedikit
Anak-anakku ayo bangkit
Ujar pian ulun dangar rahat sakit
Doakan ulun jadi anak nang berbakti
Karena sesuai dengan sabda nabi
Ridhonya Allah rabbul izzati
Tergantung pian lamun meridoi
Sampai disini syair berhenti
Tak bisa diteruskan sambil meratap diri
Semoga menjadi ridho ilahi
Dan menjadikan ulun anak yang bakti
Salah khilap mohon dimaafkan
Semoga menjadi ladang keberkahan
Masuk ke syurga membawa iman
Khusnul khotimah kita barataan
Ditutup syair dengan shalawat
Alhamdulillah juga tak terlewat
Selalu lah kita berharap syafaat
Dari Nabi muhammad pemimpin ummat
Bati-Bati, 09 Juli 2024

Tidak ada komentar:
Posting Komentar