SAYANG AKU TAK TEGA KETIKA KAU HARUS
Hadani Had
Di hatiku melihat pedihnya matamu sendu
Tapi kau menahan dengan senyum dan rindu
Merenung dalam diammu
Meraba dalam rasamu
Kau, menabur rasa seperti roti yang hangat
Dan kau bagi-bagi
Hari ini ketika kita sedang menikmati santap nikmat dengan segala rasa
Tetiba kau berdiri pada titian kecil
Kemudian aku terkagum
Dan kau meringis menahan sakit
Ku tanya : dimana yang sakit, kita sekarang ke Tambak Kuning
Dengan senyum yang ku tahu itu menahan sakit
Tidak perlu
Aku masih kuat
Aku tidak merasakan apa-apa
Bukankah kau sedang sibuk
Ya … aku berlalu
Di Pelaihari, hatiku tak bisa berbohong
Aku tak bisa meninggalkan wajahmu dari pikirku
Aku harus pulang
Menjemputmu
Membawamu
Dan menunaikan kewajibanku sebagai lelakimu
Aku tak tahan kalau harus melihatmu seperti itu
Tambak Kuning, 23 Desember 2024
Tidak ada komentar:
Posting Komentar