Senin, 02 Desember 2024

PUISI : DARI LOK GABANG UNTUK NUSANTARA

DARI LOK GABANG UNTUK NUSANTARA


Hadani Had


Lok Gabang menyimpan rahasia ilahi, Abdullah Al-Hindi

Dari tanah India berlayar ke bumi kerajaan Banjar

Mematri nama, merapal berbait-bait do’a

Di tengah malam, bersama bidadari calon penghuni surganya

Dilontarkannya puisi berupa syair kerinduan

Lailatul Qadar berbisik malaikat 

“Malam ini do’amu ke pintu langit pasti mustajab

Tak kan tertolak, pintalah hai Hamba Allah, Abdullah”


Abdullah merapal do’a sesempurna bahar kamil

Menyatu dengan dengusan nafas, bersama tingkahan suara jangkrik

“berilah aku zurriyat yang bermanfaat untuk ummat”

Tujuh petala langit dan bumi, mengaminkan do’anya

Arsyi kecil, dengan tangisan menggema menyeruak rasa bahagia

Lok Gabang, menjadi saksi kelahiran


Perjalanan malam, panjang berliku penuh cahaya

Arsyi, melukis pualam menghentikan langkah ceritanya

Memukau

Merupa

Merapal

Melanjutkan jalan datunya


32 tahun waktu yang lama, mengembara mencari dzauq

Fan-Fan ilmu semua di kuasainya

Batin, zahir, alat, akhlak adab semuanya

Belanda segan, karena wibawanya


Sabilal Muhtadin, melanglang buasa ke seantero nusantara

Mengajarkan fikih, ibadah

Hidup diantara cucu-cucunya

Buyut-buyutnya, menjadi pemuka segala pemuka

Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari kata orang mendapatkan tanah hidupnya

Dipagarinya, dalam Pagar namanya

Kelampayan tubuhnya dibaringkan

Anak-cucunya semuanya sempurna

Akal

Akhlak

Ilmu

Amal

Datu….. hu.ah. hu.ah. hu.ah

Merapal, bernasyid, berayun, melebur diri menjadi satu

Menggetarkan jiwa, menghunjam hati, 

Merasuk, menusuk

Menuai cinta

Menjadi aku, menjadi manusia kamil, sesempurna bait-bait syairmu

Ajarkan kami jalan Sammanmu.


Bati-Bati, 5 Desember 2022


Tidak ada komentar:

ADIBINTANG

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN Hadani Had Biar haja kita ngini babida-bida Suku, agama wan bahasa babida Tagal kita harus rukun nang ada K...

POPULER