Sabtu, 07 Desember 2024

PUISI: PUISI DARI BALIK SUNGAI JELAGA



PUISI DARI BALIK SUNGAI JELAGA
Hadani Had

Coba dengarkan bunyi riak air yang bergemuruh di tepi-tepi sungai
Merdu semerdu suara keroncong perut tetangga yang lapar
Selapar singa di padang pasir yang melihat fatamorgana
Kemudian mengkerut perutnya
Berdarah bibirnya
Bergelayutan di matanya harapan demi harapan
Yang tertindas
Yang terlupa
Yang layu
Karena suara parau yang semakin bersolek dengan lipstik pink
Bernada minor lembut dan tajam

Coba resapi alunan syair-syair jangkrik di tengah malam
Buta menengok ke ujung batu
Yang mengeras dengan peluh membasahi bumi 
Berita terkini gempa sedang menggeliat di dalam arwah
Pada sungai-sungai puisi mulai bergeliat
Menuju samudra yang tak terbatas
Dengan amarah
Dengan jelaga
Dengan manisnya bisnis sungai
Tanah liat mulai menggeliat
Kemudian puisi mulai meletup 
Dan puisikan dengan merdeka

Dingin sedingin sikapmu
Kepada lelaki yang selalu menyuguhkan kopi
Pahit hitam dan berwarna merah 
Semerah lipstik bibirmu 
Yang hilir mudik mencari pelanggan
Dengan segala kerendahan 
Dengan segala hormat 
Dengan segala hal 
Yang berlaku pada puisi 
Puisikan cinta dengan puisi-puisi dusta

Dari balik sungai puisi selalu terbaca
Dengan derai luka yang menonjol 
Dengan irama yang menangkis luka
Dan dengan seirama dan melukai 
Mulai sudah penari striptis mencuri pandang
Kepada lelaki dan rembulan 
Merapal mantra-mantra 
Agar semua alam merestui

Dari sebalik sungai-sungai ilalang
Berjelaga segala atap rumah
Karena api yang menghitam
Menggebu
Menusuk
Menukik
Dan : Puisi masih merdeka
Sebagaimana adanya

Alam roh 13, 15 Juni 2024

Tidak ada komentar:

ADIBINTANG

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN Hadani Had Biar haja kita ngini babida-bida Suku, agama wan bahasa babida Tagal kita harus rukun nang ada K...

POPULER