Senin, 02 Desember 2024

PUISI : SUATU HARI KETIKA TAK TERBACA RENCANA




SUATU HARI KETIKA TAK TERBACA RENCANA
Hadani Had

Suatu hari, rencana berjalan dengan kaki timpangnya. Banyak yang mengejanya dengan huruf-huruf rendah. Yang dianggap indah, lalu kemudian kemunafikan menjalar di seluruh sum-sum. Menjalar ke tulang menusuk ke daging keluar di lidah busuknya. Rencana sudah terbaca.

Rencana sudah berjalan, lalu terseok di sela-sela jerami.
Terjatuh, tertatih, terperosok ke lembah nista yang menduri-duri duka.
Rencana masih merangkak dengan kaki yang patah
Tertusuk ditengah perutnya
Menggila dengan rencana
Menggilas meramu aksara
Dan
Kembali terbaca. Rencanamu
Coba saja baca rencana itu, kau tak kan bisa tentunya. Sebab huruf-huruf ganjil dan angka-angka tersembunyi dalam sir. Mengelabui rasa yang kau yakini.

Disela jarimu, lihatlah daki-daki itu tertawa
Menertawakan tingkahmu yang seperti jenius. Membaca rencana awal lalu ditengah-tengah bertemu duri tajam.
Aku, adalah rencana itu dan tak pernah selesai.

Bacalah sekali lagi dengan hatimu
Renungi setiap makna dalam huruf yang tersurat
Temukan makna tersirat
Kau kan bisa membaca
Rencana-rencana selanjutnya.

Bati-Bati, 20 September 2023.

Tidak ada komentar:

ADIBINTANG

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN Hadani Had Biar haja kita ngini babida-bida Suku, agama wan bahasa babida Tagal kita harus rukun nang ada K...

POPULER