UNTUK ANAKKU : NUR LAILUNNAJAH
KU URAI LANGKAH ILALANG DALAM JELMA
Hadani Had
Nina bobokan aku dalam setiap langkahmu walau berlubang dalam jalan-jalan hidup yang kemudian terisi air hujan coklat muda semuda alismu
Uraian syair yang kau gubah selalu menyeruak kemudian terekam dalam lika-liku laku langkahku
Ruang dalam semua buih di bejana hari-hari terisi penuh dengan senyum yang menulis segala penjuru
Langkah-langkah sepelan semut kemudian meneroka semua yang ada di dalam lipatan kain ibumu
Anugerah terindah untuk ku itu kau maka kutitipkan segala rindu pada bintang timur sehingga matahari akan selalu menyinari di awal pagimu
Ilalang berkembang biak di halaman rumah kita jangan biarkan meninggi setinggi tubuh ibu yang hilang rusuknya setiap kali anaknya melihat dunia
Lumatlah semua rasa dalam bentuk persegi panjang dengan ukuran yang lebih membumi dari berbagai merek
Ujarilah segala manusia dalam rasa penuh dengan rasam-rasam kauniah yang menjadi pada segala penjuru mata angin
Nilailah perjalanan bapakmu yang harus dengan resep keindahan jangan tenggelam dalam kenang dan kelam bangkitlah berusaha menjadi terang
Nikmatikah hidupmu karena itu milikmu bukan bapakmu yang payah dalam segala kemauan mengeras sekeras batu dan kau mengingatku dalam indahnya setiap merpati
Aku selalu menunggumu hingga nanti kau menjemput ku pada syurga yang dijanjikan aku terseok dalam bisu
Jelmalah menjadi bidadariku yang selalu ku kecilkan dalam peluk penuh hangat dengan mata yang tersenyum bibir yang merah merona
Amanahku adalah kau sampai besar menjadi
Hingga maut menjemputku tak terlintas untuk menjawab semua keluhmu dengan diam
Bati-Bati, 29 Oktober 2023

Tidak ada komentar:
Posting Komentar