Minggu, 22 Desember 2024

NGAJI IHYA #3 ILMU ADALAH SUMBER

#3 NGAJI IHYA
Ilmu Adalah Sumber
وقال تعالى قال الذي عنده علم من الكتاب انا اتيك به. تنبيها على انه اقتدر بقوة العلم. وقال عز وجل وقال الذين اوتوا العلم ويلكم ثواب الله خير لمن ءامن وعمل صالحا، بين ان عظم قدر الأخرة يعلم بالعلم. وقال تعالى وتلك الامثال نضربها للناس وما يعقلها الا العاملون. 

Firman Allah Ta'ala:
"Orang yang memiliki ilmu dari kitab berkata, 'Aku akan membawanya kepadamu.'"
Ayat ini mengingatkan bahwa kekuatan dan kemampuan berasal dari ilmu.

Firman Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung:
"Dan orang-orang yang diberi ilmu berkata, 'Celakalah kalian! Pahala Allah lebih baik bagi orang yang beriman dan beramal shalih.'"
Ayat ini menjelaskan bahwa keutamaan dan nilai akhirat hanya bisa diketahui melalui ilmu.

Firman Allah Ta'ala:
"Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia, tetapi hanya orang-orang berilmu yang dapat memahaminya."
Ayat ini menegaskan bahwa pemahaman terhadap perumpamaan-perumpamaan Allah hanya dapat dicapai oleh orang-orang yang memiliki ilmu.

Ayat-ayat di atas menunjukkan bahwa ilmu bukan hanya alat untuk memahami dunia, tetapi juga jalan menuju kekuatan, kebenaran, dan kesadaran yang mendalam tentang tujuan hidup.

1. Ilmu sebagai sumber kekuatan
Dalam ayat pertama ("Aku akan membawanya kepadamu"), kita diajarkan bahwa ilmu memberikan kemampuan luar biasa yang tidak dimiliki oleh sembarang orang. Ilmu menjadikan seseorang mampu melakukan hal-hal yang tampak mustahil. Ini menggambarkan betapa pentingnya ilmu sebagai sumber kekuatan yang sejati.

2. Ilmu membuka kesadaran tentang nilai akhirat
Pada ayat kedua ("Pahala Allah lebih baik bagi orang yang beriman dan beramal shalih"), ditekankan bahwa hanya dengan ilmu, seseorang dapat memahami betapa agungnya pahala akhirat dibandingkan kenikmatan dunia. Ilmu adalah cahaya yang membimbing manusia untuk memilih yang benar dan abadi, bukan yang sementara dan menipu.

3. Ilmu sebagai kunci memahami hikmah Allah
Ayat terakhir ("Hanya orang-orang berilmu yang dapat memahaminya") mengajarkan bahwa hikmah dari perumpamaan-perumpamaan Allah tidak bisa dipahami oleh semua orang. Ilmu membedakan antara orang yang sekadar melihat dan orang yang benar-benar memahami. Dengan ilmu, kita mampu menangkap makna mendalam dari tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.

Kesimpulannya, ilmu adalah fondasi kehidupan. Ia memberi kekuatan, membimbing kita pada jalan yang benar, dan memungkinkan kita untuk memahami hikmah Allah. Maka, menuntut ilmu adalah ibadah, karena melalui ilmu kita mendekat kepada Allah dan meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

Tidak ada komentar:

ADIBINTANG

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN Hadani Had Biar haja kita ngini babida-bida Suku, agama wan bahasa babida Tagal kita harus rukun nang ada K...

POPULER