KISAHKU
(Setelah Menyelesaikan Tugas)
Hadani Had
Ini adalah kisahku, bukan kalian yang hampir membentuk klimaks dalam jiwaku. Desa dimana aku sekarang menghabiskan masa prosesi khataman pendidikanku, ternyata mebawa cerita. Pagi sejuk, siang senang, malam sepi dan tiap waktu menghadirkan kesetiaan.
Disekitarku berbagai bentuk rupa, warna, wajah,hati dan cerita. Mereka berupa kawan, sahabat, guru musuh, bos, anak buah dan tetua jadi tanah lahir. Berwajah abstrak tanpa bentuk yang jelas, mereka berubah bak bunglon.
Benarkah?
Kalian berjanji kesetiaan, kalia berkata ketepatan, kalia selalu dan selalu katanya. Hanya muka masam yang kau tampakkan. Kelopak nunga dimatamu sekarang layu dan hamper jatuh.
(BT APIT Mei 2012)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar