KABUT SEARAH JARUM JAM
Hadani Had
Kabut... Kabut... Kabut... disegala penjuru
Penjuru kambing
Penjuru anjing
Penjuru luka
Liku berlubang jalan kabut
Asap dimana-mana tebal
Setebal make up mu yang bopeng penuh nanah
Melukai rindu dari segala penjuru
Kabut searah darah di puncak nadimu
Asap api pembakaran lahan yang berkedok kelilipan
Terkelilip kabut katamu, pemadam ngiung-ngiung di jalan raya
Bergelombang hampir terguling-guling
Tersebab nada bicaramu menyala-nyala senyala lampu sirine
Gelap terang, gelap lagi gulita, pengap, sesak
Ispa, memenuhi tenggorokan anak manyan
Sesak menyesaki dada bulatmu
Harusnya tekad yang bulat bukan dada istrimu penuh air susu anak ketiga
Kabut asap searah jarum jam
Mangiung-ngiung pemadam kebakaran
Di depanku tiga orang yang akrab
Andai kau pak tua berdasi bisa seakrab mereka
Asap kabut ini akan menjadi milik kita semua
Kita hapus kabut dengan air liur
Katanya ada helikopter pemadam
Mana kabutnya
Sekarang hilang seperti sunyi
Hilangnya dana hibah sosialmu
Kabut hilang
Searah jarum jam
Diatas langit Indonesia, 29 September 2023

Tidak ada komentar:
Posting Komentar