Senin, 02 Desember 2024

PUISI : KABUT SEARAH JARUM JAM




KABUT SEARAH JARUM JAM

Hadani Had


Kabut... Kabut... Kabut... disegala penjuru

Penjuru kambing

Penjuru anjing

Penjuru luka

Liku berlubang jalan kabut

Asap dimana-mana tebal

Setebal make up mu yang bopeng penuh nanah

Melukai rindu dari segala penjuru

Kabut searah darah di puncak nadimu


Asap api pembakaran lahan yang berkedok kelilipan

Terkelilip kabut katamu, pemadam ngiung-ngiung di jalan raya

Bergelombang hampir terguling-guling

Tersebab nada bicaramu menyala-nyala senyala lampu sirine

Gelap terang, gelap lagi gulita, pengap, sesak

Ispa, memenuhi tenggorokan anak manyan

Sesak menyesaki dada bulatmu

Harusnya tekad yang bulat bukan dada istrimu penuh air susu anak ketiga

Kabut asap searah jarum jam

Mangiung-ngiung pemadam kebakaran


Di depanku tiga orang yang akrab

Andai kau pak tua berdasi bisa seakrab mereka

Asap kabut ini akan menjadi milik kita semua

Kita hapus kabut dengan air liur

Katanya ada helikopter pemadam

Mana kabutnya

Sekarang hilang seperti sunyi

Hilangnya dana hibah sosialmu


Kabut hilang

Searah jarum jam


Diatas langit Indonesia, 29 September 2023


Tidak ada komentar:

ADIBINTANG

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN Hadani Had Biar haja kita ngini babida-bida Suku, agama wan bahasa babida Tagal kita harus rukun nang ada K...

POPULER