KU HIRUP AROMAMU DI PAGI SENDU
Hadani Had
"Sayang, maunya berapa sendok kopinya"
"Kalau gulanya setengah sendok sajakan?"
Senyummu saja aku sudah bahagia
Apalagi dengan seduhan indah, hitam pekat dengan lipstik pink di bibirmu
Menambah keindahan pagi yang ku rasakan
Sayang, mau kue Untuk tanpa inti
Ataukah untuk basumap?
Betul sekali, aku biasanya kau seduhkan kopi dengan merendamkan untuk ke dalam kopiku
Kau selalu ingat apa yang ku inginkan
Kau dengan bergeol, lemak di tubuhmu yang sudah menumpuk
Karena 3 bidadari kita lahir dari rahimmu
Itu kata orang sih, kau agak semok sedikit
Namun, kopimu tetap seksi di mulutku.
Sayang, sudah berapa lama kau bersamaku,
Kau bahagia?
Kau senang?
Kau penuh bianglala?
Aku hanya bertanya untuk meyakinkan diriku
Kalau kau mencintaiku
Sayang, sudah berapa purnama kita bersama
Kopimu sudah menjadi asam lambung
Seduhanmu sudah ku hafal
10 kali lalu diketuk 3 kali
Aduh aku selalu terbawa dalam sunyimu
Aduh aku terbenam dalam deraimu
Aduh aku meneroka semua isi dadamu
Ya
Dadamu yang itu.
Bati-Bati, 28 September 2023

Tidak ada komentar:
Posting Komentar