Kamis, 14 Maret 2019

PUISI : KETIKA HUJAN



KETIKA HUJAN
Hadani Had

Diseberang sana, ketika hujan terlihat sesosok mungil
Memungut sampah berserak, daun daun kering
Mengumpulkan, di sulutnya menjadi api
Membara,
Memerah,
Memanas

Berlari ke ruang lain, menengadah ke langit
Senja-senja menggelantung, berjelaga
Mengalir hitam pekat
Dari sungai kenangan, mimpi

Sudahlah, berjalan saja seperti adanya
Jangan tergesak - gesak
Seperti sedia kala, diwaktu hujan
Jangan berdesak.
BBC, 150319

PUISI : BENTOK DARAT, ASAHAN



BENTOK DARAT, ASAHAN
Hadani Had

Setapak jalan rindu, berliku menanjak
Langkah demi langkah ku ayunkan
Demi seraut senyum manis
Merona di wajah, dengan malu-malu

Ku lihat, anak kecil berjalan
Melangkah dengan langkah berat
Memikul, jendela dunia katanya
Ku tanya : " Kau mau kemana"
Dia senyum, menoleh kemudian tampak senyap
" Disini, tak bisa ku gapai, ku tempuh jalan jauh, demi insinyur yang belum jelas"

Jalan, setapak ku tapaki
Meliuk
Menanjak
Tak berlobang

Lalu, ku tanamkan rindu
Kepada kalian
Teman-teman kecilku

BBC, 140319

ADIBINTANG

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN Hadani Had Biar haja kita ngini babida-bida Suku, agama wan bahasa babida Tagal kita harus rukun nang ada K...

POPULER