#8 NGAJI IHYA
وقال صلى الله عليه وسلم : أفضل الناس المؤمن العالم الذي إن احتيج إليه نفع، وإن استغنى عنه أغنى نفسه. وقال صلى الله عليه وسلم : الإيمان عريان ولباسه التقوى وزينته الحياء وثمرته العلم. وقال صلى الله عليه وسلم : أقرب الناس من درجة النبوة، أهل العلم والجهاد، أما أهل العلم فدلوا الناس على ما جاءت به الرسل، وأما أهل الجهاد فجاهدوا بأسيافهم على ما جاءت به الرسل. وقال صلى الله عليه وسلم : الموت قبيلة خير من موت عالم.
Nabi Muhammad saw. bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah seorang mukmin yang berilmu. Jika dibutuhkan, ia memberikan manfaat; dan jika tidak dibutuhkan, ia mencukupi dirinya sendiri."
Beliau juga bersabda: "Iman itu telanjang, pakaian imannya adalah takwa, perhiasannya adalah rasa malu, dan buahnya adalah ilmu."
Beliau juga bersabda: "Orang yang paling dekat derajatnya dengan kenabian adalah ahli ilmu dan ahli jihad. Adapun ahli ilmu, mereka menunjuki manusia kepada apa yang dibawa oleh para rasul; sedangkan ahli jihad, mereka berjuang dengan pedang mereka untuk membela apa yang dibawa oleh para rasul."
Beliau juga bersabda: "Kematian satu kabilah lebih baik daripada kematian seorang alim."
Dapatlah dipahami bahwa :
1. Sebaik-baik manusia adalah seorang mukmin yang berilmu. Jika dibutuhkan, ia memberikan manfaat; dan jika tidak dibutuhkan, ia mencukupi dirinya sendiri.
Hadis ini menunjukkan keutamaan seorang mukmin yang berilmu. Ilmu menjadi ciri utama seseorang yang dapat memberikan manfaat kepada orang lain, baik melalui nasihat, pengajaran, maupun solusi dalam permasalahan. Di saat orang lain tidak membutuhkan bantuannya, ia tetap memiliki kemandirian dengan mencukupi dirinya sendiri, sehingga tidak menjadi beban bagi orang lain.
2. Iman itu telanjang, pakaian imannya adalah takwa, perhiasannya adalah rasa malu, dan buahnya adalah ilmu.
Hadis ini menjelaskan bahwa iman memerlukan komponen pelengkap agar sempurna:
Pakaian iman adalah takwa: Takwa menjadi penghalang dari perbuatan dosa dan pelindung dari keburukan.
Perhiasannya adalah rasa malu: Rasa malu untuk berbuat dosa atau melanggar perintah Allah memperindah iman seseorang.
Buahnya adalah ilmu: Ilmu yang benar akan menjadi hasil dari iman yang kuat, karena ilmu membimbing seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah.
3. Orang yang paling dekat derajatnya dengan kenabian adalah ahli ilmu dan ahli jihad.
Hadis ini menunjukkan bahwa ahli ilmu dan ahli jihad memiliki kedudukan yang mulia di sisi Allah:
Ahli ilmu: Mereka meneruskan tugas para nabi, yaitu menyampaikan petunjuk dan ajaran agama kepada umat manusia.
Ahli jihad: Mereka berjuang membela ajaran para nabi, baik secara fisik, mental, maupun spiritual, demi menjaga agama dari ancaman.
4. Kematian satu kabilah lebih baik daripada kematian seorang alim.
Hadis ini menggambarkan betapa pentingnya seorang alim (orang berilmu) bagi masyarakat. Kehilangan seorang alim berdampak lebih besar daripada kehilangan sekelompok besar orang (satu kabilah), karena seorang alim memberikan bimbingan yang menjadi cahaya bagi umat. Ketiadaan alim dapat menyebabkan kebodohan dan kesesatan dalam masyarakat.
Semua hadis di atas menekankan pentingnya ilmu, iman, dan perjuangan dalam Islam. Orang yang berilmu memiliki tanggung jawab besar untuk menuntun umat, menjaga agama, dan memberikan manfaat kepada orang lain, baik dengan ilmu maupun amalnya.