Rabu, 14 Mei 2025

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN
Hadani Had



Biar haja kita ngini babida-bida
Suku, agama wan bahasa babida
Tagal kita harus rukun nang ada
Kalawan sama ciptaan nang maha ada

Hidup kita sama badadampingan
Lawan urang nang bida kayakinan
Sikap kita sudah dalam al-quran
Haruslah hidup dalam kabahagiaan

Surah Ali Imran dalam qur-an
Ayat anam ampat ditantuakan
Surah Madaniyah dalam gulungan
Manambahi kayakinan wan kaimanan

Kita sabarataan nusia disuruhakan
Manjaga diri matan manyakutukan tuhan
Kita sama-sama baisi ingkutan
Manyambah Allah nang maha Rahman

Islam ngintu agama kita
Mambawa rahmat gasan manusia
Damai wan nyaman walau babida
Lantaran baingkut lawan kitabnya

Dua ratus lima anam al-Baqarah
Tagulung dalam Surah Madaniyah
Manarangakan bukti kaharatan Allah
Sipat manusia, larangan wan parintah

Kada bakakarasan dalam agama
Lantaran nang bujur salah sudah ada
Siapa baingkut lawan agama
Salamat diri matan api naraka

Jangan sampai kita takalahi
Gagara salah dalam mangarti
Hidup nyaman mun kaya damini
Kadada lagi pangrasa harat diri


Syair diambil matan Surah Ali Imran ayat 64, wan Al-Baqarah ayat 256. Palajaran PAI samistar dua Kalas 5 Palajaran 1 Hidup Damai Dalam Kebersamaan

Kamis, 26 Desember 2024

NGAJI IHYA #9 : PENTINGNYA MEMAHAMI AGAMA

#9 NGAJI IHYA
PENTINGNYA MEMAHAMI AGAMA
وقال صلى الله عليه وسلم: الناس معادن كمعادن الذهب والفضة، فخيارهم في الجاهلية خيارهم في الإسلام إذا فقهوا. وقال صلى الله عليه وسلم: يوزن يوم القيامة مداد العلماء بدم الشهداء. وقال صلى الله عليه وسلم : من حفظ على أمتى أربعين حديثا من السنة حتى يؤديها إليهم كنت له شفيعا وشهيداً يوم القيامة. وقال صلى الله عليه وسلم: من حمل من أمتى أربعين حديثا لقى الله عز وجل يوم القيامة فقيها عليما. 

Rasulullah ﷺ bersabda:
"Manusia itu ibarat logam, seperti logam emas dan perak. Sebaik-baik mereka pada masa jahiliah adalah yang terbaik pula di dalam Islam, jika mereka memahami agama."

Rasulullah ﷺ bersabda:
"Pada hari kiamat, tinta para ulama akan ditimbang dengan darah para syuhada."

Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa yang menjaga 40 hadis dari sunahku hingga ia menyampaikannya kepada umatku, maka aku akan menjadi pemberi syafaat dan saksi baginya pada hari kiamat."

Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa yang menghafal 40 hadis dari umatku, maka ia akan bertemu Allah Yang Maha Mulia pada hari kiamat sebagai seorang yang faqih (ahli dalam agama) dan alim (berilmu)."

Dapatlah dijelaskan bahwa :
1. "Manusia itu ibarat logam, seperti logam emas dan perak. Sebaik-baik mereka pada masa jahiliah adalah yang terbaik pula di dalam Islam, apabila mereka memahami (agama)."
Hadis ini menggambarkan bahwa setiap manusia memiliki potensi dan kualitas yang berbeda, seperti logam yang memiliki nilai dan sifat yang beragam. Orang-orang yang memiliki sifat-sifat baik di masa jahiliah, seperti keberanian, kedermawanan, dan kejujuran, akan tetap menjadi yang terbaik di dalam Islam apabila mereka mendalami dan memahami ajaran Islam. Islam tidak menghapus kelebihan seseorang, melainkan menyempurnakannya dengan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.

2. "Pada hari kiamat, tinta para ulama akan ditimbang dengan darah para syuhada."
Hadis ini menunjukkan kedudukan tinggi para ulama yang menyebarkan ilmu agama. Tinta yang digunakan untuk menulis ilmu dianggap setara atau bahkan lebih berat daripada darah para syuhada, karena ilmu yang mereka sebarkan dapat menjadi petunjuk dan manfaat yang berlangsung lama bagi umat manusia. Ilmu adalah cahaya yang membimbing manusia kepada kebenaran, sehingga perannya sangat besar dalam Islam.

3. "Barang siapa yang menjaga 40 hadis dari sunahku, lalu menyampaikannya kepada umatku, maka aku akan menjadi pemberi syafaat dan saksi baginya pada hari kiamat."
Hadis ini menunjukkan keutamaan menyampaikan hadis Rasulullah ﷺ kepada orang lain. Menghafal dan mengajarkan 40 hadis dari sunah Nabi adalah ibadah yang sangat mulia, karena dapat melestarikan ajaran Nabi dan membawa manfaat besar bagi umat Islam. Orang yang melakukannya dijanjikan syafaat Rasulullah ﷺ pada hari kiamat, yang merupakan nikmat luar biasa.

4. "Barang siapa yang menghafal 40 hadis dari umatku, maka ia akan menemui Allah Yang Maha Mulia pada hari kiamat dalam keadaan sebagai seorang faqih (ahli agama) dan alim (berilmu)."
Hadis ini mempertegas keutamaan menghafal dan memahami hadis. Orang yang menjaga 40 hadis dengan niat yang tulus akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah pada hari kiamat sebagai seorang yang faqih dan alim. Hal ini menunjukkan pentingnya menuntut ilmu, khususnya ilmu agama, sebagai jalan untuk meraih ridha Allah dan kedudukan yang mulia di dunia dan akhirat.

Secara keseluruhan, hadis-hadis ini menekankan pentingnya pemahaman agama, penyebaran ilmu, dan penghormatan terhadap para ulama yang berjasa dalam menjaga dan mengajarkan ajaran Islam.

Minggu, 22 Desember 2024

NGAJI IHYA #8 AHLI ILMU DAN AHLI JIHAD

#8 NGAJI IHYA
وقال صلى الله عليه وسلم : أفضل الناس المؤمن العالم الذي إن احتيج إليه نفع، وإن استغنى عنه أغنى نفسه. وقال صلى الله عليه وسلم : الإيمان عريان ولباسه التقوى وزينته الحياء وثمرته العلم. وقال صلى الله عليه وسلم : أقرب الناس من درجة النبوة، أهل العلم والجهاد، أما أهل العلم فدلوا الناس على ما جاءت به الرسل، وأما أهل الجهاد فجاهدوا بأسيافهم على ما جاءت به الرسل. وقال صلى الله عليه وسلم : الموت قبيلة خير من موت عالم.

Nabi Muhammad saw. bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah seorang mukmin yang berilmu. Jika dibutuhkan, ia memberikan manfaat; dan jika tidak dibutuhkan, ia mencukupi dirinya sendiri."

Beliau juga bersabda: "Iman itu telanjang, pakaian imannya adalah takwa, perhiasannya adalah rasa malu, dan buahnya adalah ilmu."

Beliau juga bersabda: "Orang yang paling dekat derajatnya dengan kenabian adalah ahli ilmu dan ahli jihad. Adapun ahli ilmu, mereka menunjuki manusia kepada apa yang dibawa oleh para rasul; sedangkan ahli jihad, mereka berjuang dengan pedang mereka untuk membela apa yang dibawa oleh para rasul."

Beliau juga bersabda: "Kematian satu kabilah lebih baik daripada kematian seorang alim."

Dapatlah dipahami bahwa :
1. Sebaik-baik manusia adalah seorang mukmin yang berilmu. Jika dibutuhkan, ia memberikan manfaat; dan jika tidak dibutuhkan, ia mencukupi dirinya sendiri.

Hadis ini menunjukkan keutamaan seorang mukmin yang berilmu. Ilmu menjadi ciri utama seseorang yang dapat memberikan manfaat kepada orang lain, baik melalui nasihat, pengajaran, maupun solusi dalam permasalahan. Di saat orang lain tidak membutuhkan bantuannya, ia tetap memiliki kemandirian dengan mencukupi dirinya sendiri, sehingga tidak menjadi beban bagi orang lain.

2. Iman itu telanjang, pakaian imannya adalah takwa, perhiasannya adalah rasa malu, dan buahnya adalah ilmu.

Hadis ini menjelaskan bahwa iman memerlukan komponen pelengkap agar sempurna:

Pakaian iman adalah takwa: Takwa menjadi penghalang dari perbuatan dosa dan pelindung dari keburukan.

Perhiasannya adalah rasa malu: Rasa malu untuk berbuat dosa atau melanggar perintah Allah memperindah iman seseorang.

Buahnya adalah ilmu: Ilmu yang benar akan menjadi hasil dari iman yang kuat, karena ilmu membimbing seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah.

3. Orang yang paling dekat derajatnya dengan kenabian adalah ahli ilmu dan ahli jihad.

Hadis ini menunjukkan bahwa ahli ilmu dan ahli jihad memiliki kedudukan yang mulia di sisi Allah:

Ahli ilmu: Mereka meneruskan tugas para nabi, yaitu menyampaikan petunjuk dan ajaran agama kepada umat manusia.

Ahli jihad: Mereka berjuang membela ajaran para nabi, baik secara fisik, mental, maupun spiritual, demi menjaga agama dari ancaman.

4. Kematian satu kabilah lebih baik daripada kematian seorang alim.

Hadis ini menggambarkan betapa pentingnya seorang alim (orang berilmu) bagi masyarakat. Kehilangan seorang alim berdampak lebih besar daripada kehilangan sekelompok besar orang (satu kabilah), karena seorang alim memberikan bimbingan yang menjadi cahaya bagi umat. Ketiadaan alim dapat menyebabkan kebodohan dan kesesatan dalam masyarakat.

Semua hadis di atas menekankan pentingnya ilmu, iman, dan perjuangan dalam Islam. Orang yang berilmu memiliki tanggung jawab besar untuk menuntun umat, menjaga agama, dan memberikan manfaat kepada orang lain, baik dengan ilmu maupun amalnya.

ADIBINTANG

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN

SYAIR : HIDUP NYAMAN BARARAKATAN Hadani Had Biar haja kita ngini babida-bida Suku, agama wan bahasa babida Tagal kita harus rukun nang ada K...

POPULER